1
1
1
2
3
Kota Bekasi – Wakil Ketua DPC Partai Gerakan Rakyat, Nurul Fahmi Firmansah, S.Pd., M.M., menyampaikan ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum ini sebagai refleksi bersama dalam memperkuat peran pendidikan sebagai pilar utama kemajuan bangsa.
Peringatan Hardiknas tahun 2026 berlangsung dengan nuansa digital yang kian kuat. Masyarakat memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan gagasan, harapan, serta pesan inspiratif tentang pentingnya pendidikan yang merata dan berkeadilan. Hal ini menunjukkan bahwa semangat belajar tidak lagi terbatas ruang dan waktu, melainkan terus berkembang mengikuti arus teknologi.
Menurut Nurul Fahmi, pendidikan harus dipandang sebagai proses membentuk manusia seutuhnya, bukan sekadar mengejar nilai akademik. “Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia, membangun akhlak, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal di masa depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat, dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan inklusif. Setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian dari proses pembelajaran, baik sebagai pengajar maupun sebagai pembelajar sepanjang hayat.
Dalam konteks tantangan global yang semakin kompleks, generasi muda didorong untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif. Pendidikan harus mampu melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan sosial.
Selain itu, pemerataan akses pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan secara serius. Nurul Fahmi berharap ke depan tidak ada lagi kesenjangan dalam memperoleh pendidikan, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok daerah.
Peringatan Hardiknas sendiri tidak terlepas dari sosok Ki Hadjar Dewantara, yang dikenal dengan filosofi pendidikannya yang humanis dan berorientasi pada kemerdekaan belajar. Nilai-nilai perjuangannya terus relevan dalam membangun sistem pendidikan Indonesia yang berkeadilan dan berkarakter.
Melalui momentum ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat semakin menyadari bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan arah masa depan bangsa.
YB