1
1
LAMPUNG SELATAN – Ketua Koordinator Wilayah Ikatan Motor Indonesia (Korwil IMI) Lampung Selatan, Agnatius Syahrizal, menegaskan bahwa penyelenggaraan kejuaraan Drag Bike dan Drag Race yang akan berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Desa Sabah Balau bukan hanya sekadar ajang olahraga otomotif, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah secara menyeluruh.
Menurutnya, kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Radityo Egi Pratama dan Saefunnaim tersebut merupakan bukti nyata bahwa olahraga dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
“Ajang Drag Bike dan Drag Race di Sirkuit Sabah Balau memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar kompetisi kecepatan. Ini adalah bentuk nyata penguatan kemajuan daerah. Lampung Selatan mampu menghadirkan wadah yang legal, aman, dan berstandar nasional untuk menyalurkan bakat serta kreativitas anak-anak muda,” ujar Agnatius Syahrizal.
Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang dipimpin oleh Heri Andriansyah serta seluruh jajaran pengurus IMI Lampung Selatan yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut.
Menurut Agnatius, keberhasilan penyelenggaraan event otomotif berskala besar ini menjadi indikator bahwa Lampung Selatan memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan mampu menyelenggarakan kegiatan berkualitas yang dapat menjadi kebanggaan daerah.
Wadah Positif untuk Menekan Balap Liar
Agnatius menilai salah satu manfaat utama dari kegiatan ini adalah memberikan ruang yang aman dan resmi bagi para pecinta otomotif, sehingga dapat mengurangi praktik balap liar yang selama ini kerap meresahkan masyarakat.
“Balap liar tidak bisa diselesaikan hanya dengan larangan. Harus ada solusi dan wadah yang tepat. Melalui event resmi ini, energi dan potensi anak muda dapat diarahkan ke jalur prestasi yang benar, sekaligus membantu menciptakan ketertiban dan keamanan masyarakat,” jelasnya.
Menggerakkan Ekonomi Masyarakat
Selain aspek pembinaan olahraga, ajang Drag Bike dan Drag Race juga diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Desa Sabah Balau dan sekitarnya.
Kehadiran ribuan peserta, mekanik, ofisial, serta penonton dari berbagai daerah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari sektor kuliner, jasa, penginapan, hingga pelaku UMKM lokal.
“Kemajuan daerah harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Event ini akan membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar. Pedagang, pelaku UMKM, hingga penyedia jasa akan memperoleh manfaat dari ramainya aktivitas selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Lampung Selatan Menuju Pusat Otomotif Lampung
Sebagai organisasi resmi olahraga otomotif, IMI memastikan bahwa seluruh aspek teknis dan keamanan pelaksanaan kejuaraan telah disiapkan sesuai standar yang berlaku.
Agnatius berharap keberadaan Sirkuit Sabah Balau dan penyelenggaraan event berstandar nasional dapat menjadi langkah strategis untuk menjadikan Lampung Selatan sebagai salah satu pusat kegiatan otomotif di wilayah Provinsi Lampung.
“Ini momentum untuk menunjukkan bahwa Lampung Selatan adalah daerah yang maju, tertib, dan mampu menyelenggarakan kegiatan otomotif berkualitas. Kita ingin daerah ini menjadi tujuan berbagai event otomotif di masa mendatang,” tegasnya.
Ajak Masyarakat Meramaikan Acara
Menjelang pelaksanaan kejuaraan pada 12–14 Juni 2026, Agnatius mengajak seluruh masyarakat Lampung Selatan, komunitas otomotif, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta generasi muda untuk turut hadir dan mendukung kegiatan tersebut.
“Mari bersama-sama kita sukseskan ajang Drag Bike dan Drag Race di Sirkuit Desa Sabah Balau. Ini bukan hanya tentang balapan, tetapi tentang kebersamaan, prestasi, pertumbuhan ekonomi, dan kemajuan Lampung Selatan yang kita cintai,” pungkasnya.
(Tim Rilis / Abah Goteng)