1
1
1
2
3
ACEH TIMUR – Keresahan masih menyelimuti masyarakat korban banjir bandang di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Timur. Hingga kini, berbulan-bulan pasca bencana yang merendam permukiman dan merusak rumah warga, banyak korban mengaku belum menerima bantuan apa pun, baik bantuan kebutuhan pokok maupun bantuan perbaikan rumah.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan masyarakat yang merasa dibiarkan hidup dalam ketidakpastian tanpa kejelasan dari pihak terkait.
Salah seorang warga terdampak yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keluhannya kepada wartawan Tribunamuda.com, Senin (11/5/2026). Ia mengaku warga sudah terlalu lama menunggu, namun hingga hari ini belum ada kepastian kapan bantuan akan disalurkan.
“Kami sudah menunggu dari dulu sampai sekarang, tapi sampai hari ini belum ada bantuan yang kami terima. Baik bantuan bahan pokok maupun bantuan untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat banjir bandang. Kami tidak tahu harus menunggu sampai kapan karena tidak ada informasi yang jelas. Rasanya sedih dan kecewa, seperti dibiarkan begitu saja,” ujarnya.
Menurut warga, dampak banjir di wilayah Aceh Timur tergolong parah. Sejumlah rumah mengalami kerusakan berat, mulai dari dinding roboh, bangunan hanyut sebagian, hingga kerusakan perabot rumah tangga dan barang berharga milik warga. Selain itu, sawah dan lahan pertanian warga juga dipenuhi lumpur sehingga banyak petani mengalami gagal panen.
Kondisi ekonomi masyarakat pun semakin terpuruk karena sebagian besar warga kehilangan sumber penghasilan pasca bencana. Namun hingga kini, masyarakat mengaku belum melihat adanya langkah nyata maupun kepastian bantuan dari pemerintah daerah.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur segera turun tangan dan memberikan kejelasan terkait penyaluran bantuan bagi korban banjir. Mereka meminta proses penyaluran dilakukan secara adil, transparan, dan tepat sasaran tanpa adanya pilih kasih.
“Kami hanya meminta kepastian dan perhatian dari pemerintah. Jangan biarkan masyarakat korban banjir terus menunggu tanpa kejelasan. Kami butuh bantuan untuk bertahan hidup dan memperbaiki rumah kami kembali,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi maupun tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terkait keluhan masyarakat mengenai lambatnya penyaluran bantuan korban banjir tersebut.
Wartawan Aceh: Ikramullah