Popular Posts

KAPOLSEK JATISAMPURNA SERAP ASPIRASI WARGA, TEROWONGAN KAMPUNG PULO JADI PRIORITAS PEMBAHASAN KAMTIBMAS.

 

BEKASI – Komitmen menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif terus diperkuat jajaran Polsek Jatisampurna melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Musyawarah Kamtibmas yang digelar di Kampung Pulo, RW 09 Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 30 peserta itu menjadi ruang dialog antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan kepolisian untuk membahas berbagai persoalan keamanan yang berkembang di lingkungan warga, khususnya terkait kondisi terowongan atau kolong tol Jalan Pulo yang selama ini dinilai rawan tindak kriminal akibat minimnya penerangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Jatisampurna IPTU Musanif, Kanit Binmas IPTU D. Limbong, SH, Lurah Jatikarya Abdul Barkah, SE, perwakilan Kecamatan Jatisampurna Asep Suhendar, Ketua LPM Kelurahan Jatikarya M. Wardi, SH, MH, Ketua RW 09 Boin Firmansyah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Ketua RW 09 Boin Firmansyah menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Polsek Jatisampurna yang turun langsung mendengarkan keluhan masyarakat. Menurutnya, perhatian aparat terhadap persoalan keamanan di wilayah menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.

Dalam pemaparannya, Ketua LPM Kelurahan Jatikarya M. Wardi mengungkapkan bahwa warga telah lama mengeluhkan kondisi terowongan yang minim penerangan dan beberapa kali dikaitkan dengan aksi kriminalitas. Karena itu, masyarakat berharap adanya langkah konkret berupa penambahan lampu penerangan serta pembangunan pos pantau sebagai bentuk pencegahan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Jatisampurna IPTU Musanif menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memahami kekhawatiran warga. Ia menyebut terowongan tersebut merupakan jalur alternatif yang cukup vital sehingga memerlukan perhatian bersama.

“Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan. Permasalahan ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh kepolisian, tetapi harus melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya,” ujar IPTU Musanif.

Kapolsek juga menjelaskan bahwa meskipun jumlah personel Polsek Jatisampurna masih terbatas, pihaknya tetap berupaya maksimal menjaga keamanan wilayah melalui patroli rutin dan razia stasioner yang dilaksanakan setiap malam di berbagai titik rawan.

Selain membahas persoalan terowongan, warga juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait maraknya pencurian kendaraan bermotor, praktik pinjaman online, pelayanan SKCK, keberadaan Polisi RW, hingga usulan pemasangan CCTV di sejumlah lokasi strategis.

Kanit Binmas IPTU D. Limbong mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap berbagai modus kejahatan yang saat ini berkembang. Ia mengimbau warga menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan, tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak untuk mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran.

Sementara itu, Lurah Jatikarya Abdul Barkah menyatakan pihaknya telah melakukan koordinasi terkait kebutuhan penerangan jalan umum di sekitar terowongan dan akan terus mendorong realisasi usulan warga melalui jalur administrasi yang berlaku.

Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga wilayahnya masing-masing.

Musyawarah berlangsung dalam suasana terbuka, penuh dialog, dan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan ditindaklanjuti bersama. Di antaranya percepatan pemasangan lampu penerangan, pengusulan pembangunan pos kamling, peningkatan patroli keamanan, serta penguatan partisipasi masyarakat dalam menjaga Kamtibmas.

Kegiatan berakhir pukul 16.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara warga, pemerintah, dan kepolisian dalam mewujudkan lingkungan yang lebih aman, nyaman, serta terbebas dari gangguan kriminalitas di wilayah Jatikarya.

 

Yusup Bahtiar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
WhatsApp