Popular Posts

Lapas Way Kanan Optimalkan Program Bebas Peredaran Uang melalui BRIZZI, Perkuat Transparansi dan Layanan Warga Binaan.

Way Kanan | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Way Kanan terus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel dengan mengoptimalkan pelaksanaan Program Bebas Peredaran Uang (BPU) melalui penggunaan kartu BRIZZI bekerja sama dengan �, Selasa (9/6/2026).

bri.co.id

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi antara Ketua Koperasi Lapas Way Kanan beserta staf dengan pihak BRI Way Kanan guna meningkatkan efektivitas sistem transaksi non tunai yang telah diterapkan di lingkungan Lapas.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai aspek teknis dan operasional penggunaan kartu BRIZZI, mulai dari mekanisme layanan, dukungan sistem, hingga langkah-langkah penguatan layanan transaksi elektronik agar dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi warga binaan.

Program Bebas Peredaran Uang merupakan salah satu strategi Lapas Way Kanan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih tertib, aman, dan bebas dari peredaran uang tunai. Dengan sistem ini, seluruh transaksi kebutuhan warga binaan dilakukan secara non tunai menggunakan kartu BRIZZI sehingga lebih mudah diawasi, transparan, serta meminimalisir potensi penyalahgunaan.

Kepala Lapas Way Kanan, Riski Burhannudin, menegaskan bahwa koordinasi dengan pihak perbankan menjadi bagian penting dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di dalam Lapas.

“Koordinasi dengan Bank BRI ini dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan kartu BRIZZI sehingga layanan bagi warga binaan dapat berjalan semakin baik, aman, dan efektif,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan sistem transaksi non tunai juga sejalan dengan program transformasi digital yang tengah didorong dalam penyelenggaraan layanan pemasyarakatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen membangun pelayanan yang profesional, modern, dan berintegritas.

Sementara itu, perwakilan BRI Way Kanan, Famy Oktafiando, menyampaikan dukungan penuh terhadap implementasi transaksi non tunai di lingkungan pemasyarakatan melalui optimalisasi penggunaan kartu BRIZZI.

“Melalui koordinasi yang terus dilakukan, kami berharap sistem transaksi non tunai dapat berjalan semakin efektif dan memberikan kemudahan bagi warga binaan maupun petugas,” katanya.

Dengan sinergi antara Lapas Way Kanan dan BRI, diharapkan Program Bebas Peredaran Uang dapat berjalan semakin optimal serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas.

 

(Abah Goteng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
WhatsApp