Popular Posts

Puluhan Ormas dan Lintas Suku Deklarasikan Dukungan untuk Kejari Lampung Tengah, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dinas Pendidikan Tanpa Tebang Pilih.

 

Lampung Tengah – Gelombang dukungan terhadap upaya pemberantasan korupsi di Kabupaten Lampung Tengah terus menguat. Sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga masyarakat, insan pers, serta perwakilan lintas suku menggelar aksi damai di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah, Gunung Sugih, Senin (13/7/2026).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk apresiasi atas langkah Kejari Lampung Tengah yang dinilai serius dalam mengusut berbagai dugaan tindak pidana korupsi, termasuk penyalahgunaan anggaran di lingkungan pemerintah daerah, serta komitmen dalam pemberantasan peredaran narkotika.

Sebagai simbol dukungan, para peserta menyerahkan Piagam Penghargaan yang telah ditandatangani oleh seluruh perwakilan organisasi dan lintas suku kepada Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Tengah. Selain itu, rombongan juga memberikan cendera mata sebagai bentuk penghormatan terhadap institusi Adhyaksa yang dinilai konsisten menjalankan tugas penegakan hukum.

Aksi damai tersebut diikuti oleh YLPK Perari yang dipimpin Yunisa Putra, Rumah Jurnalis yang diketuai Dedi Irawan, A.Md., Laskar Merah Putih, GMBI, BRAVO 5, Laskar NKRI, PKAN-RI, GiB, serta tokoh masyarakat dari Suku Lampung, Jawa, Sunda, Batak, Minang, Bali, dan Bengkulu.

Ketua YLPK Perari Provinsi Lampung, Yunisa Putra, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk kepercayaan masyarakat kepada Kejari Lampung Tengah yang dinilai berani dan profesional dalam menangani perkara-perkara yang menjadi perhatian publik.

Menurutnya, masyarakat berharap langkah hukum yang telah dimulai tidak berhenti di tengah jalan, melainkan terus dikembangkan hingga seluruh fakta hukum terungkap secara terang benderang.

“Kami memberikan apresiasi kepada Kejari Lampung Tengah karena telah menunjukkan komitmen dalam penegakan hukum. Namun kami juga berharap proses penyidikan dugaan korupsi, khususnya pengadaan Chromebook dan pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Tengah, dapat dituntaskan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu,” ujar Yunisa.

Ia menegaskan, apabila dalam proses penyidikan ditemukan adanya pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut, maka penyidik diharapkan memanggil dan memeriksa semua pihak sesuai alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

Yunisa menilai keberanian aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan korupsi merupakan harapan besar masyarakat agar tidak ada lagi anggapan bahwa pejabat tertentu kebal terhadap proses hukum.

Senada dengan itu, Ketua GMBI Distrik Lampung Tengah, Hermansyah S. Raya, menyatakan bahwa dukungan yang diberikan berbagai organisasi merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal proses penegakan hukum.

“Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang merugikan negara dan masyarakat. Karena itu kami mendukung penuh Kejari Lampung Tengah agar tetap independen, profesional, dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari pihak mana pun dalam mengusut setiap dugaan tindak pidana korupsi,” tegas Hermansyah.

Ia berharap sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum terus terjalin sehingga upaya pemberantasan korupsi dapat berjalan maksimal dan memberikan efek jera bagi para pelaku.

Aksi damai berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, para peserta menegaskan komitmen bersama untuk mendukung penegakan hukum yang bersih, adil, dan berintegritas demi mewujudkan Kabupaten Lampung Tengah yang bebas dari praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

 

Hermansyah S Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
WhatsApp