1
1
1
2
3
SUKABUMI — Pembangunan menara telekomunikasi dengan tinggi diperkirakan sekitar 50 meter di Kampung Pasir Kuntul RT 08 RW 02, Desa Bojong Galing, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, menjadi perhatian masyarakat sekitar. Sejumlah warga menilai perlu adanya kejelasan terkait perizinan serta aspek keselamatan dalam pelaksanaan proyek tersebut, 17 April 2026.
Di lokasi pembangunan, belum terlihat papan informasi proyek yang biasanya mencantumkan data teknis maupun dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Dokumen tersebut pada umumnya diperlukan sebagai bagian dari proses administrasi sebelum pekerjaan konstruksi dimulai. Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari warga mengenai kelengkapan perizinan yang dimiliki proyek tersebut.
Saat dikonfirmasi, pemilik lahan yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Bojong Galing menyampaikan bahwa pihaknya telah membuat surat rekomendasi persetujuan warga dan domisili usaha. Namun, dokumen tersebut belum dapat ditunjukkan saat diminta untuk diklarifikasi.
Selain itu, perhatian juga tertuju pada penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lokasi proyek. Beberapa pekerja terlihat belum menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap. Warga berharap hal ini dapat menjadi perhatian agar proses pembangunan tetap mengutamakan keselamatan tenaga kerja.
Warga juga menyoroti jarak antara titik fondasi menara dengan rumah terdekat yang disebut berkisar beberapa meter. Dengan rencana tinggi menara yang cukup signifikan, masyarakat berharap adanya kajian teknis yang memastikan pembangunan tetap memperhatikan faktor keamanan lingkungan sekitar.
Masyarakat berharap instansi terkait dapat melakukan peninjauan guna memastikan kelengkapan administrasi serta standar keselamatan telah terpenuhi. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian dan menjaga keamanan selama proses pembangunan berlangsung.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai status perizinan dan pelaksanaan pembangunan menara tersebut.
Dede