Popular Posts

Dr. Rd. Dewi Berharap IDIP RI Dorong Kebijakan Nasional “Adab Mulia” untuk Bentuk Generasi Berkarakter.

 

Bandung — Anggota Ikatan Doktor Ilmu Pendidikan Republik Indonesia, Dr. Rd. Dewi Rahma Sari, mengusulkan agar pemerintah memperkuat pendidikan karakter melalui penerapan mata pelajaran atau mata kuliah khusus “Adab Mulia” di setiap jenjang pendidikan. Usulan tersebut ditujukan kepada Prabowo Subianto bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai langkah strategis membangun generasi unggul.

Menurut Dewi, mata pelajaran Adab Mulia perlu diterapkan sejak semester pertama, baik di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Ia menilai, pembentukan karakter tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menjadi fondasi utama sejak awal proses pendidikan berlangsung.

“Penanaman nilai adab mulia sejak dini sangat penting agar generasi muda tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa,” ujarnya usai Focus Group Discussion (FGD) dan Halal Bihalal yang digelar di Soreang, Minggu (19/4/2026).

Ia menekankan, keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan keluhuran budi pekerti menjadi kunci untuk mencegah terjadinya krisis moral. Tanpa penguatan karakter, menurutnya, kemajuan pendidikan berisiko tidak sejalan dengan kualitas moral generasi penerus.

FGD yang digelar oleh IDIP RI dihadiri sekitar 50 anggota dari berbagai universitas. Dalam forum tersebut turut hadir pembicara utama, Direktur Pascasarjana Universitas Islam Nusantara, Prof. Dr. Hanafiah, yang memaparkan pentingnya integrasi pendidikan karakter dalam sistem pendidikan nasional.

Melalui forum tersebut, IDIP RI berharap pemerintah dapat segera merumuskan kebijakan konkret yang menempatkan pendidikan karakter sebagai prioritas. Dengan demikian, diharapkan lahir generasi Indonesia yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berakhlak mulia serta mampu menjaga nilai-nilai persatuan bangsa.

 

Yusup Bahtiar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
WhatsApp