Popular Posts

Abah Goteng Soroti ODGJ di Baradatu: Lingkungan Nyaman Harus Aman, Tapi Kemanusiaan Jangan Dikorbankan.

 

WAY KANAN — Persoalan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga di Kelurahan Tiuh Balak Pasar, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, mendapat perhatian dari tokoh masyarakat sekaligus Redaktur Senior Tribuanamuda.com, Abah Goteng.

Abah Goteng menilai langkah cepat jajaran Polsek Baradatu mengamankan ODGJ tersebut dan membawanya menjalani pemeriksaan kesehatan merupakan tindakan yang tepat. Terlebih, sebelumnya warga melaporkan yang bersangkutan mengamuk, melempar orang yang melintas serta mengancam menggunakan tongkat penyangga kaki.

Menurut Abah Goteng, persoalan tersebut tidak boleh hanya dilihat dari sisi gangguan ketertiban. Di balik perilaku yang meresahkan, terdapat persoalan sosial dan kemanusiaan yang juga harus mendapat perhatian.

“Masyarakat tentu menginginkan lingkungan yang aman, tertib dan nyaman. Tetapi menciptakan kenyamanan tidak boleh dengan menghilangkan sisi kemanusiaan. ODGJ tetap manusia yang membutuhkan pertolongan dan penanganan yang layak,” ujar Abah Goteng.

Ia mengapresiasi koordinasi yang dilakukan PS Kapolsek Baradatu AKP Surono, S.E. bersama Camat Baradatu dan Kepala Puskesmas Baradatu hingga akhirnya ODGJ tersebut dibawa ke Yayasan Srikandi, Bandar Surabaya, Kabupaten Lampung Tengah, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Abah Goteng juga menyoroti kondisi ODGJ tersebut yang cukup memprihatinkan. Selain diketahui tidak memiliki kaki bagian kiri dan mengalami cacat pada kaki bagian kanan, yang bersangkutan juga tidak memiliki identitas.

“Ini bukan hanya persoalan keamanan. Ini sudah menyentuh persoalan kemanusiaan. Seseorang yang tidak memiliki identitas, memiliki keterbatasan fisik dan membutuhkan penanganan khusus tentu tidak bisa dibiarkan begitu saja di jalan,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan kekerasan atau main hakim sendiri ketika menemukan ODGJ yang mengamuk.

“Kalau ada ODGJ yang mulai mengganggu atau membahayakan masyarakat, segera laporkan kepada aparat atau tenaga kesehatan. Jangan dipukul, jangan dipermalukan dan jangan dijadikan tontonan. Biarkan pihak yang berwenang melakukan penanganan,” tegasnya.

Menurutnya, menciptakan lingkungan yang nyaman membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah, aparat kepolisian hingga tenaga kesehatan.

“Lingkungan yang nyaman bukan hanya lingkungan yang bersih dan bebas dari gangguan. Lingkungan yang nyaman adalah lingkungan yang aman bagi masyarakat, tetapi juga tetap memberikan perlindungan kepada mereka yang membutuhkan pertolongan,” pungkas Abah Goteng.

Ia berharap penanganan terhadap ODGJ tersebut tidak berhenti pada proses pengantaran ke yayasan, tetapi dilanjutkan dengan pendataan dan upaya penelusuran identitas maupun keluarga apabila memungkinkan.

“Keamanan masyarakat harus dijaga, tetapi kemanusiaan juga jangan sampai ditinggalkan,” tutupnya.

 

Abah Goteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
WhatsApp