1
1
1
2
3
SUKABUMI – Penanganan cepat dan kolaboratif terhadap persoalan infrastruktur kembali ditunjukkan di wilayah Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Melalui sinergi antara CV Alfharizky, PT Cicatih Putra Sukabumi (PT CPS), pemerintah daerah, serta unsur jurnalis, kondisi ruas Jalan Kampung Legoknyenang, Desa Cikujang, kini dinyatakan aman dan terkendali, Kamis (23/4/2026).
Permasalahan luapan lumpur yang sebelumnya sempat mengganggu aktivitas warga saat hujan deras menjadi perhatian serius berbagai pihak. Tanpa menunggu waktu lama, langkah teknis langsung dilakukan sejak pertengahan April 2026 dengan fokus pada penataan jalur hauling (jalan angkut) milik perusahaan.
Penataan Teknis Jadi Kunci
Perbaikan difokuskan pada penurunan elevasi jalan hauling agar berada di bawah permukaan jalan kabupaten. Strategi ini terbukti efektif dalam mengendalikan aliran air hujan dan material tanah agar tidak meluber ke badan jalan utama.
Selain itu, pengerukan dan pembentukan sistem drainase turut dilakukan guna memperlancar aliran air. Dengan demikian, potensi genangan maupun lumpur yang membahayakan pengguna jalan dapat diminimalisir secara signifikan.
Perwakilan PT CPS menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga keselamatan publik serta memastikan aktivitas operasional tetap berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat.
Pemerintah Pastikan Fungsi Kontrol Berjalan
Camat Gunungguruh, Kusyana, bersama aparatur Pemerintah Desa Cikujang turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring dan evaluasi. Kehadiran pemerintah di lapangan menjadi bentuk nyata pengawasan sekaligus jaminan bahwa penanganan dilakukan sesuai standar.
Dari hasil peninjauan, kondisi jalan dinilai sudah memenuhi aspek keamanan. Jalur air terlihat tertata, sementara perbedaan elevasi antara jalan hauling dan jalan kabupaten telah sesuai dengan rencana teknis.
Peran Pers dalam Check and Balance
Tidak hanya pemerintah, unsur jurnalis yang tergabung dalam JWI Sukabumi Raya juga melakukan pengecekan langsung. Ketua JWI, Lutfhi Yahya, menegaskan pentingnya peran pers dalam menjaga objektivitas informasi di tengah masyarakat.
Menurutnya, hasil pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan sudah stabil dan layak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Komitmen Berkelanjutan
Sebagai bentuk tanggung jawab jangka panjang, pihak perusahaan menegaskan komitmennya melalui beberapa langkah strategis, di antaranya pemetaan titik rawan secara berkala, pembersihan jalan secara rutin, serta menjaga komunikasi aktif dengan pemerintah dan masyarakat.
Langkah ini diharapkan mampu mencegah terulangnya permasalahan serupa di masa mendatang sekaligus memperkuat hubungan antara perusahaan dan lingkungan sekitar.
Wajah Baru Pembangunan
Penanganan yang cepat, terbuka, dan melibatkan banyak pihak ini menjadi gambaran positif tentang bagaimana pembangunan infrastruktur dapat berjalan berdampingan dengan kepentingan masyarakat.
Kini, warga Desa Cikujang dan para pengguna jalan Legoknyenang dapat kembali beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi model dalam penyelesaian persoalan infrastruktur di wilayah lain di Kabupaten Sukabumi.
Dede